Aneka tips dan trik yang berkaitan dengan wanita, psikologi pribadi, lingkungan, teknologi, rumah tangga, resep dapur, dunia usaha, dan berbagai peluang serta lowongan kerja di daerah.
Pencarian
Monday, January 31, 2011
Menangis Itu Penting!
Anggap saja rasa stress itu adalah semacam racun pada tubuh. Yang dimana bila tak Anda keluarkan akan menimbulkan penyakit yang lebih berat. Dengan mengeluarkan keringat biasanya racun akan lebih cepat hilang dari dalam tubuh, begitu juga dengan stres. Jadi Anda dapat melegakan pikiran Anda dengan cara menangis.
Menurut beberapa penelitian, menangis dapat membuat seseorang merasa lebih tenang karena air mata yang keluar dapat juga melepaskan ketegangan syaraf pada tubuh. Air mata yang keluar itu mengandung lebih banyak protein termasuk hormon penyebab stres. Dengan menangis ini, air mata yang keluar akan merangsang produksi hormon endorphin sehingga Anda dapat merasa lebih tenang dan lebih baik.
Menyadari fungsi dari menangis ini, tak heran bila banyak psikologis yang merekomendasikan menagis sebagai salah satu langkah awal penyembuhan stres. Jadi bila Anda merasa tertekan, tidak apa jika Anda ingin menangis karena itu akan melegakan Anda.(aseannetcall) Selengkapnya...
Friday, January 28, 2011
Tanggung Jawab Istri Dalam Menjalankan Rumah Tangga
Ada beberapa tugas atau tanggung jawab yang harus di perhatikan dan dilaksanakan seorang istri dalam menjalankan biduk rumah tangganya agar dapat terwujud sebuah keluarga yang sakinah. Beberapa tanggung jawab tersebut antara lain:
Tanggung Jawab Istri pada Diri Sendiri
Diantara tanggung jawab istri kepada diri sendiri diantaranya adalah :
1. Menuntut ilmu syar’i
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Majah). Yaitu :
- Ilmu tentang prinsip-prinsip ‘aqidah dan keimanan (Rukun Iman)
- Ilmu tentang apa-apa yang diwajibkan dalam rukun Islam, seperti syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji.
- Ilmu-ilmu penunjang yang bermanfaat lainnya.
Seorang ibu rumah tangga wajib mengetahui tentang pembatal-pembatal syahadat, wajib mengetahui bagaimana cara thaharah dan sholat yang benar, dan yang lain sebagainya. Tidak boleh terjadi pada seorang ibu bahwa ia tidak mengetahui tentang hukum-hukum haidh, padahal haidh adalah sesuatu yang rutin mendatanginya.
Bagaimana seorang ibu rumah tanga bisa menuntut ilmu di sela-sela kesibukannya mengurus rumah tangga ? Hal yang pertama bahwa ia harus menumbuhkan perasaan butuh dan cinta kepada ilmu. Jika seseorang telah mampu menumbuhkan perasaan itu pada dirinya, maka ia akan memanfaatkan semua kesempatan dimana ia bisa memperoleh ilmu, baik dalam majelis-majelis ilmu atau membaca buku-buku. Dalam seminggu, usahakanlah untuk dapat bermajelis ilmu minimal satu kali. Bisa ia menghadiri majelis-majelis ilmu secara khusus, atau bermajelis dengan suaminya untuk saling membacakan satu pembahasan dalam buku agama. Selain itu, ia bisa memanfaatkan beberapa waktu luang dengan membaca buku agama saat kesibukan belum menderanya, misalnya 15 – 20 menit sebelum sholat shubuh;atau 15 – 20 menit setelah ‘isya’ di saat anak-anak telah tidur di pembaringannya.
2. Mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
Adalah menjadi hal yang mutlak lagi wajib untuk mengamalkan ilmu. Amal adalah buah ilmu. Barangsiapa yang berilmu namun tidak beramal, ia laksana tumbuhan yang tidak memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya. Ilmu bisa menjadi pembela atau malah jadi bencana bagi diri kita sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam :
“Al-Qur’an itu bisa menjadi pembela bagimu atau menjadi bencana bagimu” (HR. Muslim).
Contoh mudah yang bisa kita lakukan adalah ketika kita tahu bagaiamana cara wudhu yang benar dari penjelasan Ustadz atau hasil membaca buku; maka dengan tidak menunda-nunda kita praktekkan pada diri kita jikalau mau melaksanakan sholat. Jika kita tahu tentang bahaya syirik, maka dengan segera kita bersihkan diri dan rumah tangga kita dari hal-hal yang berbau syirik seperti membuang segala macam jimat, rajah, gambar makhluk hidup, atau benda pusaka keramat peninggalan leluhur (yang tentunya harus dikomunikasikan secara bijaksana dengan suami). Dan yang lain sebagainya.
Tanggung Jawab Istri pada Suami
Tanggung jawab istri kepada suami terkait erat dengan pemenuhan hak-hak suami oleh istri. Harus menjadi satu pemahaman bahwa seorang laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Seorang suami adalah pemimpin bagi istri dan anak-anaknya di rumahnya. Allah swt berfirman : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)” (QS. An-Nisaa’ : 34).
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah menggambarkan keagungan hak suami yang harus dipenuhi oleh istrinya dengan sabdanya : “Gambaran hak suami yang harus dipenuhi oleh istrinya adalah seandainya pada kulit suaminya itu ada borok (luka), lalu dia (istri) menjilatinya, maka dia belum benar-benar memenuhi hak suaminya” (HR. Ibnu Abi Syaibah 4/2/303 no. 17407; hasan ).
“Seandainya aku boleh menyuruh seorang manusia untuk bersujud kepada manusia lainnya, niscaya akan aku suruh seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya” (HR. At-Tirmidzi).
Ketaatan istri kepada suaminya merupakan salah satu faktor yang akan membawanya masuk surga. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jika seorang wanita mengerjakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya : ‘Masuklah ke dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau sukai” (HR. Ibnu Hibban , shahih).
Beberapa kewajiban istri yang harus dipenuhi kepada suaminya antara lain adalah :
1. Patuh kepada perintah suami
Hushain bin Mihshan mengkisahkan : Bahwasannya bibinya pernah mendatangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wasalam untuk satu keperluan. Setelah menyelesaikan keperluannya, maka Nabi berkata kepadanya : ‘Apakah engkau bersuami ?’. Aku menjawab : ‘Ya’. Beliau melanjutkan : ‘Bagaimana sikapmu terhadapnya ?’. Aku menjawab : ‘Aku tidak pernah membantahnya/menolaknya kecuali pada perkara yang tidak sanggup aku lakukan’. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Maka perhatikanlah sikapmu terhadapnya, karena sesungguhnya dia (suamimu) adalah surga dan nerakamu” (HR. Ahmad).
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang model wanita yang paling baik, maka beliau menjawab : “Dia dalah seorang wanita yang patuh saat suaminya menyuruhnya, menarik saat suaminya memandangnya, menjaga kemuliaan suami dengan memelihara kehormatannya sendiri, dan mengurus harta suami” (HR. An-Nasa’i ,shahih).
Catatan : Taat ini dengan syarat : Hanya dalam hal yang ma’ruf bukan dalam kemaksiatan.
“Tidak ada ketaatan dalam perbuatan maksiat kepada Allah. Ketaatan hanya boleh dilakukan dalam kebaikan” (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka, seorang istri tidak boleh taat kepada suaminya jika ia menyuruh untuk membuka jilbab, menemani seorang laki-laki yang bukan mahram tanpa ada suaminya, berbohong, dan lain-lain. Namun bukan pula berarti ia membatalkan ketaatannya secara keseluruhan. Ia tetap wajib taat pada hal-hal yang mubah dan yang disyari’atkan.
2. Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar rumah kecuali setelah mendapat ijin dari suami.
Allah berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah dahulu” (QS. Al-Ahzab : 33).
Tinggal di dalam rumah adalah hukum asal bagi seorang wanita. Ia tidak boleh keluar melainkan dengan sebab dan syarat. Sebabnya adalah karena hajat, dan syaratnya adalah ijin dari suami, berpakaian syar’i, tidak memakai wangi-wangian, dan yang lainnya (yang akan dijelaskan kemudian).
Untuk hal-hal yang sifatnya rutinitas dimana ia telah mendapatkan ijin dari suami secara umum, maka ia boleh keluar tanpa seijin suaminya (walau meminta ijin tetap lebih baik). Misalnya : keluar rumah untuk belanja di warung, menyapu halaman, dan lainnya.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan salah satu sebab mengapa wanita tinggal di dalam rumah : “Wanita itu adalah aurat. Apabila ia keluar rumah, maka akan dibanggakan oleh syaithan” (HR. At-Tirmidzi).
Hingga dalam permasalahan ibadah (sholat di masjid), rumah tetap lebih baik bagi seorang wanita, sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke masjid; akan tetapi sholat di rumah adalah lebih baik bagi mereka” (HR. Abu Dawud).
3. Menerima ajakan suami.
Ini hukumnya wajib. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya, namun istrinya tersebut menolak (tanpa udzur yang dibenarkan syari’at) maka para malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh tiba” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
4. Tidak memasukkan seseorang ke dalam rumah kecuali dengan seijin suami.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya kalian (para suami) memiliki hak yang harus dipenuhi mereka (para istri), agar mereka tidak mengijinkan seorangpun masuk ke pembaringanmu seseorang yang tidak kamu sukai” (HR. Muslim).
“Dan janganlah seorang wanita mengijinkan seseorang masuk ke dalam rumah suaminya sementara dia (suami) ada di sana, kecuali dengan ijin suaminya tersebut” (HR. Muslim).
Larangan ini berlaku untuk orang-orang yang memang suaminya tidak meridhainya. Namun bila orang tersebut termasuk orang-orang yang diridhai – semisal kaum kerabat -, maka ia diperbolehkan menerimanya masuk ke rumahnya dengan tetap menjaga kehormatan dirinya. Jika orang/tamu tersebut laki-laki bukan termasuk mahram (semisal : teman kerja suami atau tetangga), maka ia diperbolehkan untuk menerima dengan catatan aman dari fitnah dan menghindari khalwat (berdua-duaan). Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
5. Tidak bersedekah dengan harta suami kecuali mendapat ijin darinya
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Janganlah seorang wanita menginfakkan sesuatu dari rumah suaminya kecuali seijin suaminya tersebut” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
6. Berterima kasih kepada suami dan tidak mengingkari kebaikannya, serta memperlakukan suami dengan baik.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak berterima kasih kepada suaminya, padahal ia tidak mungkin lepas dari ketergantungan padanya” (HR. Nasa’i)
Berterima kasih ini tidak hanya sebatas lisan, tapi terwujud pada penampakan rasa bahagia dan nyaman selama mendampingi suami dan melayani kebutuhannya dan kebutuhan anak-anaknya, tidak mengabaikannya, tidak mengeluh dengan segala kondisi yang dialami bersamanya, dan yang lainnya.
7. Tidak mengungkit-ungkit kebaikannya kepada suami, jika kebetulan dia menafkahi suami dan anak-anaknya.
Adakalanya seorang suami diberi cobaan berupa sakit, cacat, atau yang semisalnya sehingga ia tidak bisa memberi nafkah sebagaimana mestinya; yang dengan itu istri menjadi tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah. Haram hukumnya mengungkit-ungkit kebaikannya itu. Allah telah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)” (QS. Al-Baqarah : 264).
8. Selalu menjaga keutuhan rumah tangga dan tidak menuntut cerai tanpa alasan yang dibenarkan oleh syari’at.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Wanita mana saja yang menuntut cerai kepada suaminya tanpa ada masalah yang berarti (menurut kacamata syari’at), maka diharamkan baginya wangi bau surga” (HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah , Ahmad).
Dan ingatlah wahai para wanita bahwa engkau telah Allah jadikan salah satu perhiasan dunia. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Muslim).
Tanggung Jawab Istri pada Anak
1. Menyusui anak hingga usia dua tahun.
Allah swt berfirman: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” (QS. Al-Baqarah : 233).
2. Mengasuh, memperhatikan, dan memelihara anak dengan nafkah yang diberikan oleh suami.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah memerintahkan kepada Hindun radliyallaahu ‘anhaa: “Ambillah dengan baik (dari harta suamimu) sebatas mencukupi keperluanmu dan anakmu” (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Mendidik anak dengan pendidikan yang baik dan Islami.
Hal utama yang harus diberikan dan diperhatikan adalah pendidikan agama, sebab pendidikan ini merupakan dasar yang akan membentuk tingkah laku anak di kemudian hari. Penanaman aqidah tauhid yang kuat adalah mutlak diberikan. Anak harus tahu kewajiban dan tugas mengapa ia dilahirkan di muka bumi, yaitu untuk beribadah kepada Allah semata tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Juga dengan penanaman prinsip-prinsip keimanan dalam rukun iman. Kemudian diikuti dengan penanaman kewajiban yang termasuk dalam rukun Islam yang lain seperti sholat, zakat, puasa, dan haji. Dari konsep pembangunan anak yang beriman dan beramal shalih, tentu saja harapan kita kelak ia menjadi sesuatu yang berharga yang dapat bermanfaat bagi kita di akhirat. Dan itulah yang diisyaratkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:“Apabila seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal, yaitu : shadaqah jariyyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim). Wallahu a’lam.
Selengkapnya...
Tuesday, December 28, 2010
Tips Istri Romantis: Menghindari Kejenuhan Berumah Tangga
Dalam sebuah hubungan, siklus naik dan turun pasti bisa datang melanda.
Apakah kejenuhan mengganggu saat sore yang sedang Anda nikmati dengan suami Anda? Kebersamaan Anda harus terganggu oleh pikiran-pikiran tidak nyaman mengenai pasangan Anda; kehidupan rumah tangga, beban-beban pekerjaan, berlalunya hari, kehadiran anak-anak, dan kebutuhan hidup sehari-hari. Buntutnya, rutinitas sehari-hari yang melulu diisi pembicaraan serupa di antara Anda berdua, di sela pertengkaran kecil dan keutuhan mereka, ditambah keperluan dan beban rumah, dan lain sebagainya.
Dalam sebuah hubungan, siklus naik dan turun pasti bisa datang melanda. Hubungan suami-istri dalam pernikahan pun tak luput dari persoalan tersebut. Dan sulitnya, rasa jenuh pun mampu membawa akibat pada lahirnya sebuah perceraian. Kendati demikian, kejenuhan yang bersifat permanen nampaknya mustahil terjadi. Realita empiris membuktikan, suami-istri yang sudah bercerai dengan cara yang paling menyakitkan sekalipun, masih dibalut kerinduan terhadap mantan pasangannya. Maka, antara suami dan istri yang hidup secara wajar berdampingan, kejenuhan seperti itu adalah hal yang mustahil. Yang mungkin adalah munculnya kebosanan terhadap salah satu bentuk perilaku, perlakuan, sikap atau hal-hal lain yang ada pada pasangan.
Jadi apa yang perlu dilakukan jika ingin terhindar dari kejenuhan? Liburan bisa bermanfaat, namun Anda berdua tidak perlu menunggu sampai datang hari liburan. Hal yang diperlukan Anda berdua adalah kedekatan maksimal. Untuk mendapatkan hal tersebut, Anda berdua harus komitmen dengan konsep umum yang jauh dari bombastis namun sangat mengena. Yang lebih utama, seorang istri harus mampu bersikap pro-aktif untuk mengatasi persoalan tersebut. Berikut ini 11 cara bagi para istri untuk mengatasi kejenuhan dalam relasi suami-istri, sebagaimana dikutip dari Kaifa Tushbihina Zaujatan Romansiyyah, karya Wafa’ Muhammad:
…Ketika pasangan Anda sampai di rumah setelah bekerja seharian, jadikanlah menit-menit pertama terasa begitu hangat dan romantis. Cara Anda menyambut pasangan Anda akan menciptakan perbedaan besar setiap harinya…
1. Ketika pasangan Anda sampai di rumah setelah seharian bekerja, jadikanlah menit-menit pertama terasa begitu hangat dan romantis. Cara Anda menyambut pasangan Anda akan menciptakan perbedaan besar setiap harinya. Jangan ragu untuk mengucapkan, “Saya mencintaimu,” atau peluk pasangan Anda begitu dia masuk ke dalam rumah. Selain itu, Anda juga bisa memerankan drama spontan. Pada saat suami Anda pulang kerja, Anda bisa menyambutnya dengan kue tar, buku-buku atau novel kegemarannya, dan hal-hal lain yang membahagiakannya. Demikianlah sehingga tercipta suasana riang dan menyenangkan. Setelah itu, setiap topik pembicaraan akan lebih mudah.
2. Atau mandilah berdua; saling membasuh, menggosok, dan bercengkerama, untuk membantu mengendurkan beban secara bersama-sama.
3. Bentuklah teamwork (tim kerja) di dapur untuk menyiapkan hidangan. Misalnya suami Anda bertugas menyiapkan salad atau dish (hidangan) ringan yang dia sukai dan bisa dia sajikan. Sedangkan Anda memasak hidangan utama. Lakukanlah hal tersebut sambil bertukar kata dan pikiran dengan topik-topik sederhana yang menyenangkan, semisal kenangan masa-masa awal pernikahan, dan lainnya. Tentunya hal demikian akan memicu kedekatan emosional lebih erat dan mendorong keakraban.
4. Atau bisa juga, sesekali pesanlah makanan yang disukai Anda berdua dan anak-anak dari sebuah restoran, lantas ciptakan suasana pesta kecil-kecilan semeriah mungkin. Santaplah makanan sembari lesehan dan bermain dengan si kecil atau bersenda gurau dengan anak-anak. Anda dan suami akan menyadari betapa mereka begitu terhibur dan betapa Anda berdua menjadi lebih akrab di sela-sela mereka.
5. Bukalah album foto, ajaklah suami Anda untuk menyelami dan tenggelam dalam kenangan-kenangan pernikahan, bulan madu, kelahiran putra-putri tercinta, atau liburan keluarga.
6. Undanglah teman-teman atau kerabat keluarga untuk makan atau minum teh di rumah Anda. Kendati menyiapkannya membutuhkan kerja keras, namun kebanyakan suami menyatakan bahwa bertemu dengan teman-teman dekat dan kerabat keluarga sangatlah menyenangkan. Suasana silaturahmi bisa memecah kejenuhan dan menambah kedekatan pasutri.
7. Yang terpenting adalah waktu tenang yang berkualitas untuk Anda berdua guna mengatasi kejenuhan dan hal-hal monoton. Seperti membaca buku, menonton film-film bermanfaat, dan lain sebagainya.
8. Bermainlah bersama. Permainan merupakan salah satu sarana bermesraan paling efektif. Pilihlah satu hari dalam sepekan untuk bermain bersama dalam sebuah permainan bercorak persaingan dan kompetisi apa saja setelah makan malam, dan setelah anak-anak tidur. Permainan tersebut akan mencairkan ketegangan dan kejemuan di antara Anda berdua.
Rasulullah bersabda, “Segala bentuk permainan itu batil bagi anak Adam, kecuali tiga perkara : melepaskan panah bagi busurnya, latihan berkuda, dan senda gurau (bermain-main) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.”
Ada sisi-sisi hidup ini yang juga harus diisi dengan bagian dari watak dan fitrah manusia yang suka bersukaria. Mengacu pada hadits tadi, bercanda dan bermain-main dengan anak istri memiliki nilai tersendiri. Bila bersama para sahabat, Nabi SAW juga terkadang bercanda dan bergurau, dengan istri-istri beliau tentu saja memberikan porsi lebih. Canda dan gurauan dalam kehidupan rumah tangga bukan saja berfungsi sebagai bumbu, tak jarang ia juga bisa mengurangi kepenatan, mengurangi stress dan kebosanan, serta mencairkan suasana, membina keharmonisan, dan menciptakan suasana yang lebih romantis.
… Canda dan gurauan dalam rumah tangga bukan saja berfungsi sebagai bumbu, ia juga bisa mengurangi kepenatan, stress dan kebosanan, serta menciptakan suasana harmonis, dan romantis…
9. Buatlah janji di sela-sela jam kerja suami Anda, cobalah untuk bertemu di taman atau tempat-tempat yang indah.
Singkatnya, jika kebosanan itu timbul dikarenakan rutinitas, maka hal-hal di atas bisa dipraktikkan. Namun, bila kebosanan itu mucul akibat hal-hal yang seyogianya dapat diubah atau divariasikan, hendaknya masing-masing pasutri bersikap kreatif melakukan pegubahan-pegubahan dan modifikasi yang sehat. Maka, seorang suami juga perlu belajar memvariasikan hiburan yang sehat. Seorang istri juga perlu belajar masak memasak secara serius, agar santap malam berlangsung lebih nikmat. Selama itu adalah untuk menyinambungkan keharmonisan hidup berumah tangga, tak ada kata jeda untuk terus bermodifikasi. Asalkan itu diperbolehkan dalam syariat.
Intinya, agar tak dihantui rasa bosan, Anda dan suami ada baiknya melakukan hal yang tidak biasa, namun tetap berpegangan pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya. Karena Rasulullah bersabda, “Bagi tiap-tiap amal itu ada masa-masa jemunya, dan pada tiap-tiap masa jemu itu ada peralihannya. Barangsiapa yang peralihannya pada sunnahku, maka sesungguhnya dia telah memperoleh petunjuk, dan barangsiapa yang peralihannya kepadaku selain sunnahku, maka sesungguhnya dia telah tersesat.” (HR. Al-Bazar).
Selengkapnya...
Keluarga Sakinah: 17 Jurus Membahagiakan Suami
Tips Rumah Tangga
Salah satu kunci keluarga sakinah adalah adanya cinta dan kasih sayang suami dan istri yang dibangun di atas spirit saling membahagiakan.
Di bawah ini adalah 17 tips bagi istri agar bisa membahagiakan suami. Tips ini merupakan ringkasan dari buku How to Make Your Husband Happy, karya Syaikh Muhammad Abdul Halim Hamid.
1. Sambutan yang manis
• Sekembalinya suami dari bekerja, dinas luar kota, bepergian, atau kemana pun dia pergi, sambutlah dia dengan baik.
• Temui dia dengan wajah riang gembira.
• Bersolek dan pakailah wewangian.
• Kabarilah dia dengan kabar-kabar baik yang menggembirakan. Tahan diri Anda untuk menyampaikan berita-berita buruk, setidaknya sampai dia telah beristirahat dengan cukup.
• Berusaha keraslah untuk menyajikan makanan-makanan bermutu, dan sajikanlah selalu tepat waktu.
2. Percantiklah dirimu dan rendahkan suaramu
• Usahakan agar Anda selalu tampil cantik dan merendahkan suara di hadapannya. Lakukanlah hal itu hanya untuk suami Anda, dan jangan menampakkan kecantikan Anda di hadapan laki-laki yang bukan mahram (laki-laki yang layak untuk engkau nikahi jika engkau belum menikah).
3. Senantiasa tampil mewangi dan selalu cantik
• Rawatlah dengan baik tubuh dan kebugaran jasmani Anda.
• Kenakanlah pakaian-pakaian yang menarik dan pakailah parfum yang aromanya disukai suami Anda.
• Mandilah secara teratur. Apabila telah bersih dari haid, bersihkanlah setiap berkas darah atau bau tak sedap.
• Gunakanlah jenis parfum, warna-warna, dan pakaian yang disenangi suami Anda.
• Ubahlah gaya rambut, parfum, dan lainnya dari waktu ke waktu untuk menghindari kejenuhan.
• Bagaimanapun, semua hal di atas harus dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan, dan tentu saja, jangan melakukannya di hadapan laki-laki dan wanita yang bukan mahram.
...semua hal di atas harus dilakukan dengan tidak berlebih-lebihan, dan tentu saja, jangan melakukannya di hadapan laki-laki dan wanita yang bukan mahram...
4. Ketika melakukan hubungan intim
• Bergegaslah untuk melakoni hubungan intim ketika suami Anda merasa sangat berhasrat untuk melakukannya.
• Jagalah kebersihan tubuh dan senantiasa tampil harum semaksimal mungkin. Pun demikian, jangan lupa untuk membersihkan setiap cairan yang keluar selama berhubungan intim.
• Lontarkan ungkapan-ungkapan cinta yang mesra kepada suami Anda.
• Biarkan suami Anda untuk memuaskan gairahnya.
• Pilihkan waktu yang sesuai dan kesempatan yang baik untuk memuaskan suami. Beri dia stimulus untuk berhubungan intim sepulangnya dia dari perjalanan jauh yang memakan waktu lama.
5. Merasa puas dengan apa yang telah Allah berikan melalui suami
• Anda jangan pernah merasa depresi hanya karena suami Anda miskin atau memiliki pekerjaan dan karir yang biasa-biasa saja. Selama Anda dan suami dekat Allah –Sang Pemberi rezeki—, maka Dia pun akan menggelontorkan rezeki dan karunianya.
• Anda mesti melihat orang-orang sekeliling yang miskin, sakit, cacat, dan lainnya. Lantas bandingkan dengan semua yang telah Allah karuniai kepada Anda dan keluarga.
• Ingatlah selalu bahwa kekayaan sejati terletak pada tingginya keimanan dan keshalihan. Dua hal itu merupakan investasi terbaik untuk menjalani kehidupan yang kekal kelak.
...jangan pernah merasa depresi hanya karena suami Anda miskin atau memiliki pekerjaan yang biasa-biasa saja. Selama Anda dan suami dekat Allah Sang Pemberi rezeki, maka Dia pun akan menggelontorkan rezeki dan karunianya...
6. Jangan pusing dengan hal-hal keduniaan
• Jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai harapan dan minat Anda.
• Anda tak perlu banyak memohon kepada suami Anda hal-hal yang tidak penting.
• Kendati demikian, hidup zuhud bukan berarti tidak boleh menikmati hal-hal yang baik dan dibolehkan (baca: dihalalkan) syariat Islam. Namun pastinya, Anda harus memprioritaskan kehidupan akhirat kelak, dan memanfaatkan semua sarana dan faktor-faktor yang dapat memberikan keuntungan di surga.
• Doronglah suami Anda untuk meminimalkan pengeluaran untuk hal-hal tidak penting, dan doronglah dia untuk menabung agar bisa memberi sedekah dan zakat kepada orang-orang miskin dan mereka yang membutuhkan.
7. Bersyukur dan memberikan apresiasi
• Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, mayoritas penghuni neraka adalah wanita, dikarenakan mereka tidak bersyukur.
• Hasil dari rasa bersyukur adalah suami Anda akan lebih mencintai Anda, dan dia akan berupaya keras untuk membahagiakan Anda dengan beragam cara.
• Sementara dampak dari tidak bersyukur adalah suami Anda akan kecewa, lantas mulai bertanya, “Mengapa saya harus berbuat baik kepada istri saya, sementara dia tidak pernah bersyukur dan hormat?!”
8. Kesetiaan dan ketaatan
• Bersikap setia terutama ketika suami didera musibah yang menimpa raga atau pekerjaannya, semisal kecelakaan atau kebangkrutan.
• Dukunglah suami Anda dengan apa pun yang Anda miliki (baik materi ataupun non-materi).
...Bersikap setia terutama ketika suami didera musibah yang menimpa raga atau pekerjaannya, semisal kecelakaan atau kebangkrutan...
9. Memenuhi permintaan suami
• Penuhilah permintaan suami dan taatilah semua permintaan-permintaannya, jika memang tidak menyelisihi Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.
• Dalam Islam, suami adalah pemimpin keluarga, dan istri adalah penyokong dan konsultan baginya.
10. Jika suami marah, buatlah dirinya merasa lega
Hindari dan jauhi hal-hal yang bisa membuat marahnya berkepanjangan. Namun jika ternyata marahnya berkepanjangan, dan Anda tidak bisa ‘menjinakkannya’, maka cobalah untuk menenangkannya dengan langkah-langkah berikut:
• Jika Anda bersalah dan melakukan kekeliruan, maka mintalah maaf kepadanya.
• Namun jika dia yang melakukan kesalahan, maka Anda harus tetap bersikap tenang, jangan mengkritiknya dengan pedas, mendebat, menentang, atau bahkan berteriak. Tunggulah sampai kemarahannya mereda, lalu diskusikan segala sesuatunya secara damai.
• Kemudian jika dia marah dikarenakan faktor-faktor eksternal, maka ada baiknya Anda diam, sampai kemarahannya sirna. Lalu tanyakan kepadanya apa yang membuatnya marah; apakah kelelahan, problem di kantor, ada orang yang menghinanya, dan lain sebagainya. Dan jangan banyak bertanya, namun fokus pada apa-apa yang membuatnya marah. Anda bisa bertanya kepadanya, “Kamu harus memberitahu kepadaku apa yang terjadi?”, “Aku harus tahu apa yang membuatmu marah?”, atau “Kamu membunyikan sesuatu, dan aku punya hak untuk tahu apa itu”.
11. Menjaga diri ketika suami tidak ada
• Jagalah diri Anda dari segala hubungan yang diharamkan.
• Jaga setiap rahasia-rahasia keluarga, terutama yang berkenaan dengan hubungan suami-istri.
• Menjaga rumah dan merawat anak-anak.
• Menjaga uang dan segala harta bendanya.
• Jangan sekali-kali keluar rumah tanpa izin suami, dan tanpa mengenakan hijab (jilbab) yang rapih.
• Tolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami, jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah ketika suami tidak ada.
• Jangan biarkan laki-laki non-mahran berduaan dengan Anda di mana pun.
...Tolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami, jangan biarkan mereka masuk ke dalam rumah ketika suami tidak ada...
12. Tunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman-temannya
• Anda harus menyambut dan bersikap baik kerabat dan teman-teman suami Anda, terutama kedua orangtuanya.
• Sebisa mungkin Anda harus menghindari masalah dengan para kerabatnya.
• Anda harus menghindari memojokkan suami Anda ke posisi di mana dia harus memilih antara ibu dan istrinya secara dilematis.
• Tunjukkan keramahtamahan Anda kepada tamu-tamunya, dengan cara menyiapkan tempat yang menyenangkan kepada mereka untuk duduk, menyajikan makanan yang paling baik, menyambut istri-istri mereka, dan lain sebagainya.
• Dorong suami Anda agar secara rutin bersilaturahim ke kerabat keluarganya, dan agar mereka mengunjungi rumah Anda.
• Telponlah orangtua suami Anda, kakak-kakak dan adik-adiknya; kirimi mereka surat, beri mereka hadiah, bantu mereka ketika terkena musibah, dan lainnya.
13. Kecemburuan yang terpuji
• Kecemburuan merupakan indikasi cinta dan sayangnya seorang istri kepada suaminya, namun tetap harus dalam batas-batas koridor ajaran Islam. Dalam artian, Anda boleh saja cemburu, tapi jangan sampai kecemburuan Anda dibarengi dengan caci-maki atau ghibah kepada orang lain.
• Jangan mengikuti atau menciptakan keraguan-keraguan tidak mendasar di dalam diri Anda terkait suami Anda.
...Kecemburuan merupakan indikasi cinta dan sayangnya seorang istri kepada suaminya, namun tetap harus dalam batas-batas koridor ajaran Islam...
14. Kesabaran dan dukungan emosional
• Bersabarlah ketika Anda dan suami menghadapi kemiskinan dan keadaan-keadaan yang menegangkan.
• Bersabarlah ketika musibah atau malapetaka menimpa Anda, suami, anak-anak, kerabat, atau harta benda Anda, baik musibah penyakit, kecelakaan, kematian, dan lain-lain.
• Bersabarlah ketika suami Anda menerima tantangan dan rintangan dalam berdakwah (seperti diintimidasi, disiksa, dipenjara, atau bahkan dibunuh). Dukung dan kuatkan selalu suami Anda agar senantiasa berada di atas rel ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan selalu ingatkan dia akan surga yang dijanjikan Allah bagi orang-orang bertauhid lurus.
• Jika suami Anda memperlakukan Anda secara tidak baik, maka bersabarlah dan balaslah perlakuan buruknya dengan perlakuan baik.
15. Mendukung suami untuk taat kepada Allah, berdakwah, dan berjihad fi sabilillah
• Bekerjasamalah dengan suami Anda dan ingatkan dia untuk melaksanakan berbagai ibadah wajib dan sunnah.
• Dorong suami Anda agar melaksanakan shalat tahajud.
• Ajak dia untuk rutin membaca Al-Qur’an dan memahami makna serta tafsirnya.
• Ajak suami Anda untuk mendengarkan ceramah-ceramah keislaman.
• Ingatlah selalu Allah.
• Pelajarilah hukum-hukum dan ajaran Islam untuk muslimah.
• Dukunglah aktivitas suami dengan memberinya berbagai opini bijak, dan redakanlah rasa sakitnya.
• Luangkanlah waktu Anda untuk melakukan dakwah bersama suami.
• Beri motivasi suami Anda untuk pergi berjihad, jika memang diharuskan dan kondisi memungkinkan. Ingatkan dia bahwa ketika dia berjihad, maka Anda dan anak-anak akan dijaga oleh Allah.
...Beri motivasi suami Anda untuk pergi berjihad, jika memang diharuskan dan kondisi memungkinkan. Ingatkan dia bahwa ketika dia berjihad, maka Anda dan anak-anak akan dijaga oleh Allah...
16. Merawat rumah dengan baik
• Upayakan agar rumah selalu bersih dan tertata dengan baik.
• Ubahlah tata letak barang-barang di rumah Anda dari waktu ke waktu untuk menghindari kebosanan.
• Pelajari semua skill pemeliharaan rumah.
• Pelajari bagaimana merawat anak-anak secara baik berdasarkan ajaran Islam.
17. Mengatur keuangan keluarga
• Jangan membelanjakan uang suami Anda, bahkan untuk berderma sekalipun, tanpa meminta izin darinya.
• Rawatlah rumah, kendaraan, dan barang-barang pribadi suami, ketika dia tidak ada di rumah.
• Upayakan agar anak-anak senantiasa ada dalam kondis bersih, rapih, terawat, berpendidikan, berakhlak baik, dan lain sebagainya. Ajarkan kepada mereka prinsip-prinsip Islam yang luhur; ceritakan juga kisah-kisah para nabi, sahabat Rasul, serta orang-orang shaleh terdahulu. [ganna pryadha/voa-islam.com]
Selengkapnya...
Friday, December 17, 2010
Tips Busana Wanita Mungil dan Pendek Agar Terkesan Lebih Tinggi
Penampilan ketika berbusana adalah sesuatu hal yang selalu di perhatikan oleh seorang wanita agar percaya diri. Namun terkadang fisik seorang wanita juga berpengaruh terhadap bagus tidaknya suatu penampilan ketika berbusana. Misalnya seorang wanita yang pendek dan bertubuh mungil.
Wanita yang bertubuh pendek dan mungil sering mendapatkan kesulitan ketika berbelanja busana. Mencari kesana kemari untuk mendapatkan ukuran yang pas dengan tubuhnya. Karena ukuran tubuh yang tidak terlalu tinggi, wanita bertubuh pendek terkadang harus memotong atau memendekkan celana panjang yang baru saja dibeli, atau bila tidak bisa menyiasatinya, pakaian yang digunakan justru membuat tubuh terlihat makin pendek.
Nah, bila anda salah seorang dari wanita mungil yang bertubuh pendek, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa tips berikut agar tetap bisa berpenampilan baik dan keren:
1. Untuk atasan, sebaiknya jangan gunakan baju yang panjangnya melebihi lutut. Sebaiknya pilih baju yang panjangnya pas sebatas pinggul kamu. Wanita bertubuh pendek justru akan terkesan lebih pendek bila menggunakan model baju yang panjangnya melebihi lutut.
Hindari juga baju yang terlalu besar, karena hanya akan membuat seperti “tenggelam” dalam baju tersebut.
2. Memilih baju dengan kerah berbentuk huruf V. Ini akan memberi kesan lebih tinggi pada tubuh. Namun, ini bukan keharusan. Bentuk kerah lainnya juga boleh digunakan asalkan tetap harus cocok dan pas.
3. Wanita bertubuh pendek biasanya juga memiliki leher yang pendek, oleh karena itu jangan pilih baju yang kerahnya terlalu menutupi leher atau terlalu penuh pada bagian leher.
4. Sebaiknya pilih baju dengan warna yang senada. Ini akan membuat kamu terkesan lebih tinggi. Hindari busana dengan beraneka macam warna (warna yang berbeda-beda) atau busana yang warna atasan dan bawahannya terlalu kontras.
5. Sebaiknya pilih baju dengan motif pola garis vertical (dari atas ke bawah). Hindari busana dengan pola garis horizontal (mendatar). Vertikal akan memberi kesan lebih tinggi, dan sebaliknya horizontal akan menambah kesan pendek tubuh.
6. Pakaian dari bahan lembut seperti wool, linen, dan katun akan terlihat lebih menarik bagi wanita bertubuh mungil.
7. Wanita bertubuh mungil nan pendek sebaiknya memilih celana berwarna gelap dan celana dengan saku samping/miring di sisi atau pinggul.
8. Hindari celana yang banyak motif/pola. Pola dan motif tersebut akan membuat tubuh terlihat lebih pendek dan gempal.
9. Hindari juga celana yang terbuat dari kain tebal atau kaku.
10. Ketika membeli celana, jeans atau jenis celana panjang lainnya, pertimbangan pertama adalah mencari celana yang pas di bagian pinggang dan pinggul, baru kemudian mempertimbangkan soal panjangnya.
Salah satu resikonya mungkin memang harus memotong atau memendekkan celana tersebut nantinya. Tapi, hal itu tak jadi masalah bukan, daripada memaksakan memakai celana yang kepanjangan atau tidak muat di pinggul dan pinggang, hanya karena ingin mendapat celana dengan panjang yang pas.
11. Sebaiknya hindari menggunakan sabuk/ikat pinggang atau belt yang lebar. Bila memang ingin menggunakan belt yang lebar, pilihlah warna ikat pinggang yang sesuai dengan warna baju yang digunakan.
Misalnya bila menggunakan baju yang berwarna hitam, sebaiknya juga memilih sabuk yang berwarna hitam. Kombinasi warna yang berbeda akan memberi kesan tubuh kamu seperti terpotong di tengah dan kesan pendek akan lebih jelas terlihat.
12. Bagian terpenting yang bisa menolong penampilan adalah alas kaki (sepatu, sandal).
Jika bertubuh pendek, bisa menggunakan sepatu yang tumitnya agak tinggi. Dengan ini tentu secara fisik tubuh akan terlihat lebih tinggi. Sepatu atau sandal yang bertumit tinggi tersebut tetap harus memberikan kenyamanan bagi si pemakainya. Sepatu yang bertumit tinggi tidak hanya akan memberikan kesan tinggi pada tubuh mungil, namun juga akan memperbaiki postur tubuh. Postur tubuh akan terlihat tinggi dan lebih tegap ketika berjalan.
13. Celana yang digunakan sebaiknya memang agak menutupi alas kaki atau sepatu yang kamu pakai, Namun usahakan agar jangan sampai menutupi seluruh bagian sepatu. Hindari celana yang panjangnya sampai menyentuh lantai atau celana yang panjangnya agak menggantung di bagian pergelangan kaki. Ini justru akan menambah kesan pendek pada tubuh.
14. Untuk busana rok, jangan gunakan rok yang terlalu panjang. Justru rok yang panjangnya hanya sebatas lutut akan memberikan kesan lebih tinggi dibandingkan rok panjang.
Terlebih lagi bila kamu memilih rok yang lebar. Rok lebar tidak hanya akan membuat tubuh terkesan pendek, namun juga terkesan lebih gemuk.
Hindari pula rok yang panjangnya tanggung (panjang 3/4, di bawah lutut) karena akan kurang enak dilihat apalagi bila kaki kamu termasuk kaki yang cukup besar.
15. Untuk aksesoris tambahan lainnya seperti tas, hendaknya pilih tas yang tidak terlalu besar dan lebar. Tas yang agak mungil justru akan memberi kesan lebih baik pada penampilan.
Sekarang, dengan tips tersebut wanita yang pendek dan bertubuh mungil bisa menyiasati kekurangan yang dimiliki dan tampillah dengan lebih baik dan percaya diri.
Selengkapnya...
Tips Mempertahankan Diri Bagi Wanita
Wanita adalah perhiasan dunia, sebab wanita adalah makhluk terindah yang telah diciptakan oleh Tuhan, wanita memang memberikan warna yang berbeda bagi dunia.
Begitu istimewanya wanita, sehingga terkadang terdapat beberapa hal yang membutuhkan sentuhan wanita. Terkadang dengan sentuhan wanita semuanya menjadi lebih istimewa. Tapi terkadang ada saja yang tidak mengerti bahwa wanita adalah makhluk berharga yang harus dijaga.
Ada beberapa kasus yang membuat wanita merana, misalnya meningkatnya kasus perkosaan, pelecehan dan kekerasan wanita. Ini sangatlah memprihatinkan untuk kita. Sudah saatnya wanita tidak bergantung pada orang lain, wanita harus bisa menjaga dirinya sendiri di manapun ia berada. Berikut ada tips mempertahankan diri bagi wanita :
1.Waspada dengan lingkungan sekitar
Jangan berjalan sendiri di tempat sepi, minta rekan anda untuk mengantar anda atau berjalan bersama anda. Selalu siapkan kunci kendaraan anda ketika keluar. Bila anda melihat orang yang mencurigakan segera pergi ketempat ramai, bila tidak bisa gunakan alarm mobil anda atau gunakan segala hal yang bisa memicu perhatian orang banyak.
2.Belajar teknik dasar mempertahankan diri
Teknik bela diri tidak hanya untuk laki-laki tapi ini justru sangat penting juga untuk wanita, ikuti kelas bela diri atau bila anda sungkan silahkan beli video untuk mempelajari teknik dasar bela diri, ajak juga sanak famili anda agar mereka tahu lebih awal dan bisa melindungi diri mereka sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
3.Bekali diri anda dengan alat membela diri, misalnya electric shock, panic button, atau senjata lain untuk melindungi anda.
Mulai sekarang, lindungi diri anda dengan Tips Mempertahankan Diri Bagi Wanita di atas, dan jangan sungkan-sungkan untuk meminta tolong kepada teman untuk mengantar anda, jika mereka tidak bisa. Persiapkan diri anda agar anda pulang dengan selamat.
Selengkapnya...
Thursday, December 9, 2010
Perempuan Single dan Bahagia
Di Era ini, semakin banyak perempuan yang memilih hidup sendiri untuk sementara waktu daripada menjalin hubungan cinta dengan lawan jenis. Walau terlepas dari hal tersebut, tetap saja, bahwa secara kodrat, setiap orang tidak bisa hidup sendiri. Namun apabila seseorang ingin menikmati masa kesendiriannya, jadilah seorang perempuan single yang selalu bahagia, seperti lagu milik Oppie yang berjudul I’m Single and Very Happy.
Berikut ini Tips menjadi perempuan single dan bahagia:
Menikmati Kesendirian. Wajar jika Anda ingin menyendiri sesekali. Jika Anda yang baru saja mengalami patah hati, Anda bisa jadikan waktu kesendirian untuk berintrospkesi dan berbenah diri.
Geluti Hobi. Bergabung dalam sebuah organisasi, komunitas ataupun klub. Ikuti berbagai kegiatan pengisi waktu yang akan membuat Anda bisa menikmati hidup dan bertemu dengan banyak orang yang siap berbagi ketertarikan atau hobi yang sama. Kalau perlu, ajak orang lain untuk bergabung pada aktivitas yang telah Anda rencanakan.
Membuka Jaringan Pertemanan. Berteman merupakan hubungan saling memberi dan menerima. Tetangga, teman kerja, teman di dunia maya, maupun orang yang Anda temui di tempat-tempat tertentu adalah orang-orang baru yang bisa mewarnai hidup Anda. Atau, bisa pula membuka perkenalan dengan seseorang melalui situs-situs jejaring sosial seperti facebook atau tweeter.
Kerja Keras Meraih Masa Depan. Jadikan kesemptan Anda untuk menguras tenaga dan pikiran guna mencapai masa depan dengan fokus terhadap pekerjaan yang sedang Anda lakukan saat ini. Nikmati pekerjaan Anda! Raih target yang Anda impikan. Jangan hanya duduk diam menanti keberuntungan. Hidup Anda akan terasa sepi.
Be A Nice Person! Jika ingin memilik banyak teman, Anda harus menjadi pendengar yang baik. Jadilah ramah dan ringan tanga pada orang-orang di sekeliling Anda.
Jomblo Yang Bahagia. Berstatus jomblo juga hal yang sehat dan menyenangkan. Lebih baik menjadi jomblo dan bahagia, daripada tertekan pada hubungan asmara yang tidak membahagiakan. Tunggu saatnya Anda menemukan sosok pria yang membuar Anda benar-benar bahagia.
Menjadi Jomblo Yang Berkualitas. Kamu bisa jadi jomblo bahagia yang berkualitas, dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang meningkatkan produktvitas, seperti menekuni hobi. Apalagi jika Anda bisa bisa ‘menghasilkan sesuatu’ dari aktivitas yang Anda lakukan.
Artikel Lainnya
Selengkapnya...
Wednesday, December 1, 2010
Agar Wangi Sepanjang Hari
Parfum, semua orang, apalagi wanita pasti mengenalnya. Memang parfum yang berhubungan dengan keharuman ini seperti menjadi senjata kita untuk tampil pe-de saat beraktivitas.Wangi, adalah salah satu cara untuk menundukkan lawan bicara kita.
Bayangkan saat sedang bernegosiasi dengan klien misalnya, namun tubuh sudah terlalu capek beraktivitas dan menebarkan bau tak sedap, maka kesan pertama pun akan berkurang. Sebaliknya, keharuman dapat mengembalikan kesegaran otak melalui rangsangan yang ditimbulkan bau tersebut ke otak.
Dari berbagai tipe dan merk, tiap orang tentu punya parfum favorit masing-masing. Namun perlu diingat bahwa parfum yang sama belum tentu akan mengeluarkan keharuman yang sama di tubuh setiap orang.
Perlu diingat juga, memakai parfum ada etiketnya juga. Lalu apa yang harus anda lakukan agar tetap wangi sepanjang hari dan tanpa membuat orang di samping anda mual menciumnya.
Pertama, sebaiknya semprot parfum hanya pada kulit Anda, terutama bagian yang mempunyai denyut seperti pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian dalam dan leher. Ini akan membuat aroma parfum lebih menempel. Jangan anda menyemprotkan parfum di belakang telinga atau dekat bagian wajah, ini hanya akan membuat kulit anda menjadi kering.
Jangan menggosok bagian kulit yang telah disemprot parfum, biarkan saja mengering dengan alami supaya aromanya bertahan lebih tahan lama. Jangan biarkan parfum terkena pakaian dan perhiasan karena akan membuat kusam sehingga akan menimbulkan noda atau membuat perubahan warna.
Sebaiknya anda juga jangan melupakan cara menyimpan parfum. Anda toh tidak ingin keharuman parfum anda berubah karena masalah salah simpan. Sebaiknya pastikan tutup botol parfum anda tertutup erat agar tidak cepat menguap.
Hindari tempat yang panas, apalagi terkena sinar matahari langsung. Tidak perlu berlebihan dengan menyimpan di kulkas, tempat yang gelap dan sejuk sudah cukup kok untuk menjaga kualitas aroma parfum anda.
Terakhir, jangan terlalu pelit dengan menyimpan parfum lama-lama. Semprot dan nikmati saja keharumannya segera, toh anda tidak ingin uang yang dikeluarkan untuk membeli parfum mahal-mahal terbuang percuma karena aromanya akan berubah.
Sumber : www.wanitaindonesia.com
Selengkapnya...
Tuesday, November 30, 2010
TIPS MENJADI WANITA PALING BAHAGIA DI DUNIA
Keinginan menjadi seorang wanita yang paling bahagia di dunia, merupakan dambaan setiap wanita di manapun, jasmani dan rohani. Baik bahagia di lingkungan keluarganya maupun di lingkungan di mana ia tinggal. Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa di jadikan acuan buat mewujudkan impian menjadi wanita yang paling bahagia di dunia.
TIDAK... Bagi perbuatan yang dapat menyia-nyiakan umurmu, seperti senang membalas dendam dan berselisih dengan perkara yang tidak ada kebaikan di dalamnya.
TIDAK... Bagi sikap yang lebih mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya, ketimbang sikap arif untuk menjaga kesehatanmu, kebahagiaanmu, dan waktu istirahatmu.
TIDAK... Bagi perangai yang suka memata-matai kesalahan orang lain, menggunjing aib orang lain (ghibah) dan melupakan aib diri sendiri.
TIDAK... Bagi perangai yang suka mabuk kepayang dengan kesenangan hawa nafsu, menuruti segala tuntutan dan keinginannya.
TIDAK... Bagi sikap yang selalu menghabiskan waktu bersama para pengangguran, dan memboroskan waktu berjam-jam untuk bergurau dan bermain.
TIDAK... Bagi perilaku acuh terhadap kebersihan dan keharuman tubuh, serta masa bodoh dengan tempat tinggal dan ketertiban lingkungan.
TIDAK... Bagi setiap minuman yang haram, rokok, dan segala sesuatu yang kotor dan najis.
TIDAK... Bagi sikap yang selalu mengingat-ingat kembali musibah yang telah lalu, bencana yang telah terjadi, atau kesalahan yang terlanjur dilakukan.
TIDAK... Bagi perilaku yang melupakan akhirat, yang lalai membekali dirinya dengan amal saleh untuk menyongsongnya, dan yang lengah dari peringatan tentang kedahsyatannya.
TIDAK... Bagi perangai membuang-buang harta benda dalam perkara-perkara yang haram, berlaku boros dalam perkara-perkara yang mubah, dan perilaku yang dapat memangkas perkara-perkara ketaatan.
YA... Untuk senyummu yang cantik, yang mengirimkan cinta, dan mengutus kasih sayang bagi orang lain.
YA... Untuk kata-katamu yang baik, yang membangun persahabatan dan menghapuskan rasa benci.
YA... Untuk sedekahmu yang dikabulkan, yang membahagiakan orang-orang miskin, menyenangkan orang-orang fakir, dan mengenyangkan orang-orang lapar.
YA... Untuk kesediaanmu duduk bersama Al-Qur'an seraya membaca, merenungi, dan mengamalkannya, sambil bertaubat dan beristighfar.
YA... Untuk kesediaanmu berdzikir, beristighfar, tenggelam dalam doa, dan senantiasa memperbaiki taubatmu.
YA... Untuk usahamu dalam mendidik anak-anakmu dengan agama, sunnah, dan nasihat yang bermanfaat bagi mereka.
YA... Untuk rasa malumu dan hijab (penutup aurat) yang diperintahkan Allah, karena hanya itulah cara untuk menjaga dan memelihara dirimu.
YA... Untuk pergaulanmu dengan wanita-wanita yang baik dan takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati nilai-nilainya.
YA... Untuk baktimu terhadap orangtua, silaturahim pada saudaramu, menghormati tetangga, dan menyantuni anak-anak yatim.
YA... Untuk membaca sesuatu yang bermanfaat dengan menelaah buku yang menarik dan berfaedah, buku yang menyenangkan dan memberi tuntunan.
Sumber : Dikutip dari buku “Menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia” - DR. Aidh al-Qarni
Selengkapnya...
